Sabtu, 29 Oktober 2016

Rangkuman IPA kelas 7 bab 6 Energi Dalam Sistem Kehidupan



Energi
Energi adalah sesuatu yang jika digunakan bisa menghasilkan suatu kerja/ usaha. Energi Potensial adalah energy yang dimiliki oleh suatu benda karena struktur benda tersebut.
Energi Potensial Gravitasi atau Energi diam adalah energy yang dimiliki suatu benda letaknya di permukaan bumi. Energi potensial gravitasi dipengaruhi oleh tinggi benda terhadap acuannya, massa yang dimiliki, dan gravitasinya. Suatu benda jatuh karena adanya gravitasi Bumi. Gravitasi Bumi dapat menarik sesuatu yang memiliki massa lebih kecil karena bumi memiliki massa yang lebih besar.Setiap sesuatu yang memiliki massa yang lebih besar mampu menarik sesuatu yang memiliki massa lebih kecil. 





Keterangan :
·         h1 : ketinggian total
·         h2 : ketinggian titik 1 ke titik 2
·         h3 : ketinggian titik 2 ke titik 3
Kesimpulan :
s Semakin ke bawah, semakin cepat pergerakannya
a Setiap perpindahan jatuhnya benda, Ԑp benda berubah.
Energi potensial elastisitas adalah energi yang tersimpan pada benda yang sedang diregangkan.
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena benda tersebut bergerak.

Contoh : Tepak yang di lempar ke atas.
Fakta yang didapatkan yaitu :
1.      Semakin ke atas, energy potensial mengecil dan energy kinetic membesar.
2.      Saat jatuh lagi, energy potensial membesar dan energy kinetic mengecil.
3.      Berubah arah gerak
4.      Saat jatuh menimbulkan suara. Jadi, saat jatuh di atas permukaan, energy potensial dan energy kinetic berubah menjadi energy bunyi.
Perpaduan antara energy Potensial dan energy Kinetik disebut energy Mekanik.
 (Konstan)


10 + 0 = 10
9 + 1 = 10
8 + 2 = 10
Dan selanjutnya.

Sumber energi
Sumber energy adalah segala sesuatu yang menghasilkan energy. Energi dikelompokkan berdasarkan bisa dan tidak bisanya energy tersebut diperbarui. Energi yang dapat diperbarui (Renewable energy), contohnya adalah biogas. Energi yang tak bisa diperbarui (Non Renewable energy), contohnya adalah energy fosil, energy nuklir dan energy panas bumi. Selama perut bumi memiliki magma, maka selama itulah gas akan tetap ada. Indonesia adalah negara yang memiliki energy panas bumi terbesar karena indonesi terletak di wilayah lingkaran api (fire ring). Energy nuklir adalah sebuah atum. Energi nuklir berasal dari kata “Nukleus”.

Energi yang dapat diperbarui adalah energy yang bersumber dari makhluk hidup yang dapat dibudidayakan oleh manusia. Contohnya antara lain tanaman, hewan, biogas, dan sampah biologis. Sedangkan, Energi tak terbarukan adalah energi yang diambil dari hasil - hasil tambang.

Energi alternative adalah energy yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti energy atau bahan bakar konvensional. Atau adalah energy yang digunakan dengan bertujuan untuk menggantikan bahan bakar yang ada saat ini tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut. Energi alternative antara lain air, panas bumi, dan angin.

             Energi tidal adalah energy yang didapatkan dari pasang surut air laut. Perbedaan Energi angin dan energy tidal adalah jika energy angin tidak dapat dihitung, tetapi energy tidal dapat dihitung.

Sifat energy yaitu kekal. Maksudnya yaitu tidak dapat dibuat, tidak dapat dimusnahkan karena merupakan ciptaan Allah swt. Tetapi energi dapat berubah wujud.

Makanan sebagai Sumber Energi
Energy yang dibutuhkan oleh manusia adalah makanan. Makanan adalah salah satu bentuk energy kimia karena apa yang masuk ke dalam tubuh direaksikan / diproses dengan cara kimia. Makhluk hidup dibagi menjadi dua, yaitu Autotrof dan heterotrof. Autotrof dapat menghasilkan makanannya sendiri, yaitu Tumbuhan. Heterotrof mengambil makanan dari makhluk hidup lain. Contohnya adalah manusia dan hewan.

Energi yang kita konsumsi adalah makanan yang mengandung :
a.      Karbohidrat (utama), adalah makanan yang mengandung zat tepung untuk memberi energy. Nasi terasa manis saat kita kunyah karena di dalam mulut kita terdapat ludah dan enzim Amilase. 1 kg karbohidrat mengandung 4.1 kalori.
b.      Protein, adalah zat pembangun tubuh agar dapat bertumbuh dan berkembang. Protein ada 2 jenis yaitu, proten hewani dan protein nabati. Protein tidak akan punya lemak jenuh. Lemak jenuh hewani jika mengendap akan menyumbat pembulu darah. 1 kg protein mengandung 4.1 kalori.
c.       Mineral, yaitu suatu zat yang dibutuhkan untuk metabolism tubuh. Contohnya yaitu kalsium, fosfor, dan zat besi. TDS adalah singkatan dari Total Disolpd Solid. Yaitu zat yang terlarut dalam mineral.
d.      Vitamin, berfungsi untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh.
e.      Lemak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Berasal dari karbohidrat yang tidak terpakai. Akhirnya tertimbun dan menjadi lemak yang tertimbun di bawah kulit. 1 kg lemak mengandung 9.3 kalori.
 

Transformasi Energi Dalam Sel

1.      Transformasi Energi oleh Klorofil
Klorofil adalah zat hijau daun yang terdapat di dalam kloroplas. Klorofil berfungsi untuk melancarkan proses fotosintesis. Transformasi inni hanya dilakukan oleh tumbuhan saja.

2.      Transformasi Energi oleh Mitokondria
Mitokondria adalah organel yang terdapat di dalam sel, yang memiliki peran dalam respirasi sel. Di dalam Mitokondria, energy kimia digunakan untuk mengubah karbohidrat, protein, dan lemak. 

Metabolisme Sel
Metabolisme adalah proses kimia yang terjadi di dalam sel makhluk hidup. Penyatuan / penyusunan energy disebut anabolisme. Penguraian energy disebut katabolisme.
1.      Fotosintesis
Fotosintesis adalah proses perubahan energy cahaya menjadi energy kimia dalam bentuk glukosa atau proses pembentukan glukosa dari karbondioksida dan air dengan bantuan cahaya matahari. Reaksi kimia fotosintesis yaitu :

Percobaan Fotosintesis.
a.      Ingenhousz (1799)
Percobaan ini menggunakan tanaman air Hydrilla verticillata di bawah cororng yang terbalik. Jika tanaman tersebut terkena cahaya matahari, maka timbulah gelembung – gelembung gas. Gas ini ternyata adalah oksigen (O2).
b.      Engelmann (1822)
Percobaan ini menggunakan ganggang hijau Spirogyra sp. Yang kloroplasnya berbentuk spiral. Ternyata bakteri oksigen hanya berkerumun pada kloroplas yang terkena cahaya. Ini  membuktikan bahwa klorofil adalah faktor keharusan dalam proses fotosintesis.
c.       Sachs (1860)
Percobaan ini dilakukan dengan daun yang ditutup kertas timah lalu diuji dengan lodium lugol. Ilmuwan ini membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan karbohidrat berupa amilum. Adanya amilum dibuktikan dengan melakukan uji yodium pada daun yang tertutup, daun ini berubah warna menjadi biru kehitaman, sedangkan pada daun yang tidak ditutup tidak terjadi perubahan warna.
2.      Respirasi
Respirasi adalah pelepasan energy yang tersimpan dalam zat sumber energy melalui proses kimia dengan oksigen. Respirasi dibagi menjadi dua, yaitu :
1.      Respirasi Aerob.
Yaitu respirasi yang membutuhkan oksigen (O2) untuk menguraikan glukosa (katabolisme).Reaksi kimia respirasi aerob adalah :

2.      Respirasi Anaerob
Yaitu respirasi yang tidak membutuhkan oksigen (O2) untuk menguraikan glukosa (katabolisme).Reaksi kimia respirasi anaerob adalah :


Tole & Genduk Sidoarjo, Duta Pariwisata Cilik



Hai! Kali ini, saya akan share sedikit pengetahuan saya tentang Tole & Genduk Sidoarjo. Sekaligus menjabarkan tentang kontes ini. Check it out!
Apasih Tole & Genduk Sidoarjo itu?
Tole & Genduk Sidoarjo adalah suatu kontes pemilihan duta pariwisata cilik Sidoarjo. Kontes ini diadakan oleh Pemerintah dinas pariwisata kabupaten Sidoarjo.
Apa tujuan adanya Tole & Genduk Sidoarjo?
Tujuannya yaitu untuk membantu mempromosikan potensi wisata dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Selain itu Tole & Genduk sangat bermanfaat untuk membentuk pribadi diri yang lebih baik.  Di ajang ini kita dapat menampilkan apa bakat dan kemampuan kita.
Apasih artinya Tole dan Genduk itu?
Tole adalah panggilan untuk anak laki – laki dalam bahasa Jawa. Sedangkan Genduk adalah panggilan untuk anak  perempuan dalam bahasa Jawa.
Bagaimana proses atau tahapan dalam ajang ini?
Pertama, pendaftaran terlebih dahulu. Lalu baru mengikuti test seleksi penyisihan untuk masuk ke babak selanjutnya.Setelah lulus babak penyisihan, baru nanti akan ada karantina untuk para semifinal, tetapi karantina tidak sampai menginap hanya dari Pagi sampai Sore saja. Setelah karantina dan penilaian, baru akan ditentukan 10 besar (5 Genduk & 5 Tole). Tapi pengumuman 10 besar ini akan diumumkan pada saat Grand Final. Selanjutnya langsung dipilih juara 3 besar Tole dan juara 3 besar Genduk.
Berapa usia yang diperbolehkan untuk mengikuti ajang ini?
Menurut pengalaman saya, ada peserta yang baru menduduki kelas 2 SD.  Dan ada juga yang kelas 6 SD. Jadi ajang ini diperuntukkan siswa – siswi SD. Tapi kalau menurut pendapat saya, lebih baik minimal kelas 4, agar persiapan lebih matang.
Apa saja test -  test yang ada?
Test Bakat dan Test Pengetahuan tentang kemampuan bahasa asing dan kepariwisataan. Dan juga sikap , kepribadian, atau sopan santun.
Karantinanya itu seperti apa sih?
Di karantina itu kita diajari lebih dalam tentang Wisata Sidoarjo, sopan santun, ada juga latihan Cat Walk, lalu ada juga pemotretan untuk profil peserta Semifinal.
Apa saja macam – macam juaranya?
Juara 1, 2, 3 besar Tole Sidoarjo.
Juara 1, 2, 3 besar Genduk Sidoarjo.
Juara Genduk Favorite
Juara Tole Favorite
Juara Genduk Berbakat
Juara Tole Berbakat

Nah, begitulah singkatnya tentang Tole Genduk Sidoarjo.

Dulu, bakat yang saya tampilkan ada 3, yaitu Tari tradisional, Menyanyi, dan Gymnastic. 
Dan Alhamdullilah saya meraih Wakil 1 Genduk Sidoarjo 2015, alias juara 2 Genduk Sidoarjo 2015.
Semua pengalaman yang saya dapatkan di kontes ini sangat bermanfaat unutk saya hingga sekarang.
Jadi, tunggu apa lagi? Ikuti KONTES PEMILIHAN TOLE GENDUK SIDOARJO 2017!

Jumat, 28 Oktober 2016

Rangkuman IPA kelas 7 kurikulum 2013 bab 1 Objek IPA dan Pengamatannya



Objek IPA dan Pengamatannya

Metode Ilmiah atau Penyelidikan IPA dalam Bahasa inggris dikenal sebagai Scientific Method adalah proses berpikir dan menyelidik untuk memecahkan masalah secara sistematis, empiris, dan terkontrol.
Metode ilmiah berangkat dari suatu permasalahan yang perlu dicari jawaban atau pemecahannya. Untuk memulai suatu metode ilmiah diperlukan beberapa proses, yaitu :
1.      Pengamatan
Pengamatan adalah kegiatan mengamati suatu objek untuk mendapatkan sesuatu / informasi yang diharapkan dan yang dapat di indra. Dalam suatu pengamatan kita harus memiliki bukti – bukti yang mendukung, bukan hanya ansumsi manusia belaka. Bukti – bukti tersebut dikumpulkan untuk dijadikan kesimpulan.
2.      Melihat dan mencari fakta
3.      Membangun pertanyaan
4.      Menetapkan tujuan
5.      Membuat Hypotesis
6.      Menyimpulkan hasil
7.      Mengomunikasikan         
Saat melakukan penyelidikan IPA kita harus memecahkannya secara sistematis (terurut). Penyelidikan IPA juga didasarkan pada data Empiris, yaitu data yang dapat dibuktikan. Penyelidikan IPA juga melibatkan proses berpikir yang dilakukan secara terkontrol.

Objek pengamatan IPA meliputi seluruh benda di alam yang dapat di indra dengan segala interaksinya untuk dipelajari pola – pola keteraturannya.

Mengukur merupakan aktivitas membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan. Satuan adalah unit terkecil yang digunakan sebagai pebanding dalam suatu pengukuran.
Satuan dibagi menjadi dua, yaitu Satuan Baku dan Satuan tidak baku. Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak tepat dan tidak spesifik saat dilakukan sebuah pengukuran. Satuan Baku adalah satuan yang disepakati oleh semua orang agar dalam pengukuran suatu objek hasil datanya akan tepat dan spesifik. Satuan baku dibagi menjadi dua, yaitu satuan internasional (SI) atau disebut dengan matrix system dan Satuan Immperial atau disebut dengan brittish. SI dikenal juga dengan sebutan sistem metrik yang terbagi menjadi dua, yaitu sistem CGS dan MKS.Contoh satuan Internasional adalah meter, kilogram, dan sekon. Contoh Satuan Immperial adalah lb,inch, dan feet.
Satuan tidak baku adalah satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang tidak sama untuk orang yang berlainan.
Dalam SI, untuk mengubah dari satuan CGS ke satuan MKS atau sebaliknya, dapat dilakukan dengan cara konversi yang salah satu caranya adalah menggunakan tangga konversi Jika hanya perpindahan tingkat satuan maka bukan disebut konversi, akan tetapi merupakan satuan lebih besar dan satuan lebih kecil. Contohnya dari dm3 ke dam3.
Sesuatu yang dapat diukur sehingga dapat menghasilkan nilai dan ukuran disebut besaran. Besaran dibagi menjadi dua, yaitu besaran pokok dan besaran turunan.
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya dapat didevinisikan.
1.      Satuan Panjang (meter)
Saat ini 1 meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya pada ruang hampa selama 1/299792458 detik
2.      Satuan Massa (kilogram)
3.      Satuan Waktu
Contoh lainnya adalah kuat arus, suhu, jumlah zat, dan intensitas cahaya.
Gambar tabel besaran – besaran pokok.

       Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok atau besaran yang dirumuskan dari besaran – besaran pokok.
Contoh lainnya adalah volume, konsentrasi larutan, dan laju pertumbuhan.

1.      Alat Ukur Besaran Pokok
Alat ukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur suatu objek dengan spesifik dan tepat.

a.      Panjang
Panjang menyatakan jarak dari satu titik ke titik yang lain. Alat ukur panjang menggunakan SI meter (m). Contoh alat ukur panjang yang sesuai adalah :
-          Penggaris
Penggaris memiliki skala terkecil yaitu 1 mm atau 0,1 cm

-          Jangka sorong


Fungsi Jangka Sorong 
1.      Untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian 0,1 mm (rahang tetap dan rahang geser bawah)
2.      Rahang tetap dan rahang geser atas, untuk mengukur diameter benda yang sangat kecil misalnya cincin, pipa, dll 
3.      Tangkai ukur dibagian bawah, untuk mengukur kedalaman misalnya kedalaman tabung, lubang kecul, atau perbedaan tinggi yang kecil.
Tata Cara Menggunakan Jangka Sorong 
Berikut cara dalam menggunakan jangka sorong yang diikuti dalam beberapa langkah antara lain sebagai berikut,..
1. Awal persiapan, kendurkan baut pengunci dan geser rahang sorong untuk menguji apakah rahang sorong bekerja dengan baik. Ketika rahang tertutup harus dalam keadaan atau menunjukkan angka nol. Jika tidak, atur ke angka nol.
2. Selanjutnya, membersihkan permukaan benda dan permukaan rahang untuk tidak ada benda yang menempel yang bisa menyebabkan keselahan pengukuran.
3. Tutup rahang sampai mengapit benda yang diukur. Tentukan posisi benda sesuai pengukuran yang diambil. Selanjutnya tinggal membaca skalanya.

Cara Menggunakan Jangka Sorong untuk Menghitung dan Mengukur Diamater
Cara penggunaannya yaitu:
1.    Putarlah pengunci ke kiri

2.    Buka rahang

3.    Masukkan benda ke rahang bawah jangka sorong

4.      Geser rahang agar rahang tepat pada benda


5.      Putar Pengunci ke kanan
                        Cara Menggunakan Jangka Sorong untuk Mengukur Diameter
                        Cara penggunaanya, yaitu:
1.      Putarlah pengunci ke kiri

2.      Masukkan rahang atas kedalam benda
3.      Geser agar rahang tepat pada benda

4.      Putar pengunci ke kanan

Cara Membaca Jangka Sorong 
1.      Lihat skala utama, lihat nilai yang terukur lurus dengan angka nol di skala nonius. Bisa menunjukkan posisi berhimpit dengan garis skala utama bisa juga tidak. Jika tidak, gunakan nilai skala utama yang terdekat di kirinya. Di tahap ini anda akan mendapatkan ketelitian sampai 1 mm. 
2.      Lihat skala nonius, carilah angka di skala nonius yang berhimpit dengan garis di skala utama. Pengukuran ini mempunyai ketelitian hingga 0,1 mm.
3.      Jumlahkan


-          Mikrometer sekrup.

1.    Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka

2.    Bukalah rahang dengan cara memutar kekiri pada skala putar hingga benda dapat dimasukkan ke rahang

3.    Letakkan benda yang diukur pada rahang, dan putar kembali sampai tepat

4.    Putarlah pengunci sampai skala putar tidak dapat digerakkan dan terdengar bunyi ‘klik’

c)    Skala Mikrometer
 

Skala pada mikrometer dibagi dua jenis:
1.    Skala Utama
Terdiri dari skala :1, 2, 3, 4, 5 mm dan seterusnya. Dan nilai tengah : 1,5; 2,5; 3,5; 4,5; 5,5 mm dan seterusnya
2.    Skala Putar
Terdiri dari skala 1 sampai 50

Setiap skala putar berputar mundur 1 putaran maka skala utama bertambah 0,5 mm. Sehingga 1 skala putar  = 1/100  mm = 0,01 mm

d)    Pembacaan Skala

1.    Perhatikan  skala putar berada pada angka berapa pada skala utama
Benda yang anda pilih memiliki panjang skala utama 4,5 mm
2.    Perhatikan penunjukan pada skala putar. Angka 39 pada skala putar berimpit dengan garis mendatar pada skala utama.

Maka pembacaan mikrometer tersebut =
4.5 + ( 39 x 0.01 )
4.5 + 0.39
Jadi panjang benda adalah 4.89 mm

b.      Massa
Massa Benda adalah jumlah materi yang terkandung pada sebuah benda. Alat ukur massa menggunakan SI kilogram (kg), sedangkan berat menggunakan satuan newton (N). Setiap benda memiliki massa jenis yang berbeda. Massa jenis adalah karekteristik khusus atau kerapatan yang dimiliki suatu benda. Massa jenis dilambangkan dengan ρ (rho).
Ρ : massa jenis zat (kg/m3)
m: massa zat (kg)
v: volume zat (m3).

Contoh alat ukur massa yang sesuai adalah:
-          Neraca pegas


-          Neraca Ohauss

Seperti Namanya, neraca ini mempunyai tiga lengan dan satu cawan tempat benda. Neraca yang dalam Bahasa inggris disebut ohaus tripel beam ini mempunyai bagian – bagian sebagai berikut :
1.      Lengan Depan memiliki anting logam yang dapat digeser dengan skala 0 – 10 gram. Masing – masing skala bernilai 1 gram.
2.      Lengah Tengah, tiap skala dalam lengan ini bernilai 10 gram.
3.      Lengan belakang, sama seperti lengan depan dan lengan tengah tetapi dengan nilai tiap skalanya 100 gram. Skalanya 100 gram – 500 gram (1/2 kilogram)

Cara Menggunakan
1.      Kalibrasikan neraca dengan cara memutar sekrup yang berada disamping bawah piringan neraca, putar ke kanan atau ke kiri agar posisi dua garis pada neraca sejajar.
2.      Letakkan benda di piringan atau cawan neraca lengan
3.      Geser dan sesuaikan ketiga lengan tersebut sehingga lengan neraca bisa sejajar dengan garis seimbang.
4.      Jumlakan semua nilai yang tertera di ketiga anting lengan tersebut.

-          Neraca digital

c.       Waktu
Waktu adalah selang antara  dua kejadian atau dua peristiwa. Alat ukur waktu menggunakan sekon (s). Untuk kejadian yang cepat sekali dapat menggunakan milisekon (ms) dan mikrosekon (µs). contoh alat ukur waktu yang sesuai adalah:
-          Jam tangan


-          Stopwatch digital 

-          Stopwatch Mekanik

Jika sudah selesai menggunakan stopwatch mekanik, jangan dimatikan. Biarlah stopwatch tersebut berhenti dan mati sendiri. Jika dimatikan, maka per yang ada didalam stopwatch tersebut akan tegang dan jika dibiarkan terlalu lama bisa bisa per tersebut tidak mau bergerak sehingga tidak bisa dipakai.